Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juni 2016

PDIP Tegaskan Tak Akan Dukung Cagub Independen


Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak akan mendukung calon gubernur DKI Jakarta dari yang maju dari jalur independen. Pasalnya, kemajuan bangsa ini akibat kerja sama bukan perorangan.

"Kami enggak mungkin mendukung calon indepeden. Bangsa kita bisa maju karena gotong royong jangan mengedepankan individualisme," kata politikus PDIP, Charles Honoris di Jakarta, Minggu 19 Juni 2016.

Anggota Komisi I DPR ini mengatakan, setelah Lebaran akan ada keputusan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Nantinya, kata dia, partainya akan mengusung kader untuk menjadi Cagub DKI Jakarta.

"Pak Djarot ada, Mba Risma, kami enggak kekurangan stok kader. Kalau PDIP tidak bersama Ahok, kami sudah siap, kami ada Pak Djarot dan Risma. Semua peluang masih terbuka. Kami tunggu saja. Bu Ketum akan memberikan pilihan yang terbaik," pungkasnya.

sumber : sindonews

Jumat, 28 November 2014

Charles Honoris: Boy Sadikin Cocok Dampingi Ahok Jadi Wagubnya

Charles Honoris: Boy Sadikin Cocok Dampingi Ahok Jadi Wagubnya/Gambar www.charles-honoris.com


Merdeka.com - Nama Boy Sadikin paling sering terdengar selama bursa  calon wakil gubernur DKI Jakarta bergulir. PDIP punya alasan kuat  kenapa Boy past mendampingi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja  Purnama, sampai tahun 2017 nanti.

"Boy Sadikin merupakan figur yang tidak asing lagi bagi warga  Jakarta, sebagai putera dari Ali Sadikin beliau mewarisi jiwa  kepemimpinan dari mantan gubernur Jakarta tersebut. Jiwa kepemimpinan  beliau (Boy Sadikin) terbukti dari keberhasilan beliau dalam  menjalankan tugas sebagai wakil ketua DPRD DKI Jakarta periode lalu  dan keberhasilan beliau dalam menahkodai PDIP DKI Jakarta," kata  Politisi PDIP, Charles Honoris, kepada wartawan di Gedung DPR,  Jakarta, Kamis (27/11).

Anggota Fraksi PDIP yang juga ketua DPD Taruna Merah Putih DKI  Jakarta itu menambahkan, Boy lebih layak dibanding nama-nama lain  yang beredar. Selain itu, lanjutnya, Boy menjadi saksi kemenangan  Ahok dan Jokowi di Pilpres 2012 lalu.

"Sebagai ketua DPD PDIP DKI Jakarta, beliau (Boy) mampu mengantarkan  pasangan Jokowi-Ahok sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta  periode 2012-2017," jelas Charles.

"Pada perhelatan pemilu legislatif 2014 PDI Perjuangan pun  dihantarkan oleh beliau sebagai pemenang di Provinsi DKI Jakarta,"  pujinya.

Sumber Merdeka

http://www.merdeka.com/jakarta/putra-ali-sadikin-jadi-alasan-pdip-ngotot-ajukan-boy.html

https://id.berita.yahoo.com/putra-ali-sadikin-jadi-alasan-pdip-ngotot-ajukan-111011529.html

Jumat, 03 Oktober 2014

Charles Honoris: Pengusul Presiden Dipilih MPR Diharap Cepat Sadar Diri

Charles Honoris
Suara.com - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR, Charles Honoris, berharap anggota partai politik yang menggulirkan wacana pemilihan presiden dikembalikan lagi ke MPR agar cepat sadar diri. Menurut dia, itu bukan untuk kepentingan rakyat Indonesia, melainkan elite partai.
“Saya rasa mohon sadar, cepat bangun dari tidur dan mimpi. Sadar teman-teman Koalisi Merah Putih. Harap pentingkan kepentingan rakyat di atas kepentingan elite politik,” kata Charles kepada suara.com di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2014).
Charles menegaskan penghapusan pilpres langsung oleh rakyat adalah kemunduran demokrasi yang sudah dicapai bangsa Indonesia dengan susah payah.
“Ini kan kemunduran. Kita melihat RUU Pilkada kemunduran yang luar biasa. Apabila akhirnya ada wacana memilih presiden melalui MPR adalah sesuatu yang malapetaka demokrasi bangsa kita,” kata Charles.
Ide mengembalikan pemilihan presiden ke MPR, disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Herman Kadir. Salah satu alasannya, kata dia, pilpres langsung justru memecah belah rakyat. Ia akan mengusulkan agar UUD 1945 diamandemen untuk mengakomodir perubahan sistem itu.
PAN adalah partai anggota Koalisi Merah Putih. Koalisi ini, kemarin berhasil menghapus pilkada langsung dan mengganti dengan sistem pilkada diwakilkan ke segelintir anggota DPRD.

Charles Honoris Siap Perjuangkan Kebebasan Beragama

Charles Honoris Anggota DPR RI dan Istri
JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Charles Honoris mengatakan siap berjuang sepenuhnya untuk membela kebebasan beragama di Indonesia.

“Saya akan berjuang mati-matian untuk mempertahankan kebebasan beragama, pluralisme, dan Bhineka Tunggal Ika di Indonesia,” ucap dia kepada satuharapan.com saat ditemui usai mengikuti sidang paripurna Sumpah/Janji Anggota MPR/DPR/DPD RI terpilih periode 2014-2019, di Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10).

Ia menambahkan hal tersebut merupakan harga mati yang harus dipertahankan di Indonesia.

Meski begitu, Charles yang merupakan pemeluk agama Kristen Protestan mengungkapkan dirinya tidak hanya berjuang membela kaum nasrani, namun ia tetap berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia, terutama dari daerah pemilihannya DKI Jakarta.

“Saya akan tetap berjuang untuk keadilan seluruh masyarakat Indonesia, karena dengan begitu semua komunitas akan mendapat keuntungan yang sama,” kata dia.

Sebagai perwakilan Anggota DPR dari daerah pemilihan DKI Jakarta, lanjut Charles, ia berkomitmen untuk tidak mengambil gaji untuk kepentingan pribadi. “Lima tahun ke depan saya sudah mendirikan rumah aspirasi atau konstituen, nanti ke depannya semua pengeluaran untuk program pemberdayaan di daerah pemilihan akan dilaporkan secara terbuka di situs internet atau di rumah konstituen kita,” kata dia.

PDIP Siap Bersaing

Politisi PDIP itu juga berkomentar terkait peta politik yang terjadi saat ini, yakni antara Koalisi Merah Putih dan koalisi partai pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut dia, waktu akan menyadarkan seluruh Anggota DPR RI untuk mementingkan kepentingan rakyat dibanding keperluan elit-elit politik.

“Artinya akan ada beberapa partai yang bergabung dengan kita di Koalisi Indonesia Hebat (PDIP, PKB, Hanura, dan NasDem, red),” ujar Charles.

Ia pun mengungkapkan partai tempatnya bernaung siap bersaing dalam pemilihan Ketua DPR RI dan pimpinan-pimpinan komisi, meskipun Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), sudah terbentuk.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja
SATUHARAPAN
http://www.satuharapan.com/read-detail/read/legislator-baru-pdip-siap-perjuangkan-kebebasan-beragama